7 Pemain Bola Gay Ini Diketahui Sebagai Penyuka Sesama Jenis

pemain bola gay

LGBT adalah hal yang masih tabu untuk dibicarakan bahkan sampai sekarang. Berbagai pendapat dilontarkan perihal setuju atau tidak setuju mengenai kondisi ini. LGBT ternyata juga ada di berbagai kalangan, salah satunya dunia sepak bola. Bahkan, ada beberapa tokoh yang diketahui sebagai pemain bola gay dan hidup menyukai sesama jenis.

Hal ini tentunya menarik untuk dibahas. Akhir cerita dari setiap tokoh di bawah ini juga berbeda-beda. Penolakan dari masyarakat tentang kondisi ini juga dirasakan oleh para pemain gay ini. Namun, mereka tetap memilih mengungkapkan kondisinya pada dunia. Berikut tujuh pemain yang mengaku gay yang dimaksud:

1. Anton Hysen

Pemain bola pertama yang dibahas adalah Anton Hysen. Anton adalah pemain sepak bola Swedia yang mengaku gay. Hal ini baru pertama kali terjadi di Swedia. Sebagai penyuka sesama jenis, Anton mengaku tidak peduli dengan penolakan masyarakat yang tidak setuju dengan LGBT. Ungkapan ini lontarkan secara terang-terangan kepada publik.

READ  6 Nama Pemain Bola Indonesia yang Mendunia Hingga Sekarang

2. Liam Davis

Tokoh kedua yang menggemparkan jagat sepak bola tentang pengakuan gay-nya adalah Liam Davis. Hal ini Liam ungkapkan saat usianya masih terbilang muda yaitu 23 tahun. Pengakuannya bukan tanpa alasan. Pengungkapan secara sengaja ini diduga untuk menentang Greg Clarke yang mengatakan kalau resiko mengakui identitas seorang gay terlalu besar.

3. Robbie Rogers

Robbie Rogers adalah salah satu contoh pemain bola gay yang mengalami kemunduran karir setelah pengakuan. Hal ini karena setelah mengaku sebagai gay, banyak pihak yang tidak setuju dengan keadaannya. MLS sendiri baru pertama kali memiliki pemain yang mengaku sebagai gay yang kemudian menggemparkan pecinta bola.

Lambat laun, karir Robbie di dunia bola mengalami kemunduran yang sangat drastis. Berbeda dengan dua tokoh yang dibahas sebelumnya, Robbie memilih untuk mundur dari dunia bola dan memilih menekuni bidang lain. Saat ini, Robbie bekerja di bidang televisi sebagai salah satu produser.

READ  Ingin Tahu 5 Nama yang Termasuk dalam Isu Transfer Pemain Bola? Ini Ulasannya

4. Marcus Urban

Marcus Urban adalah seorang pemain semi profesional asal Jerman yang juga mengaku sebagai gay. Berbeda dari tokoh lainnya, Marcus adalah pemain pertama yang mengaku kesulitan menyeimbangkan antara kondisinya dengan profesi sebagai pemain bola. Meski begitu, Marcus tetap mengaku kepada media mengenai hal ini secara terang-terangan.

5. Justin Fashanu

Kisah paling pilu dalam pengakuan sebagai gay dialami oleh Justin. Pada tahun 1994, Justin mengaku sebagai gay dan hal ini malah menjadi bumerang bagi dirinya sendiri. Karir sepak bola yang tengah ditekuninya juga hancur karena berbagai penolakan. Bahkan, cacian dan pelecehan juga didapat karena statusnya sebagai seorang gay.

Kabar terakhir yang diberitakan adalah Justin yang bunuh diri karena sudah tidak sanggup dengan segala penolakan tersebut. Depresi adalah penyebab utama yang membuat Justin memilih jalan yang salah. Hal ini adalah bukti bahwa pada tahun-tahun tersebut mayoritas masih asing dan mencoba terus menolak LGBT.

READ  Pemain Bola Termiskin Didunia Setelah Pensiun

6. Olivier Rouyer

Pemain satu ini terus menyembunyikan kondisinya sebagai gay sampai masa pensiunnya. Setelah pensiun, Rouyer memilih untuk jujur dan mengatakan secara terbuka tentangnya yang menyukai sesama jenis. Karir terakhir yang Rouyer jabat adalah sebagai pelatih sepak bola yang juga tidak bertahan lama.

7. David Testo

Jika beberapa pemain lebih memilih menekuni profesi lain setelah pengakuan sebagai gay, berbeda dengan David yang langsung dipecat. Kala itu, David adalah pemain Montreal Impact pada tahun 2011. Setelah pengakuannya, David menerima penolakan dari klub dan tidak mendapat tawaran lagi sebagai pemain bola.

Berbagai kisah pemain bola gay sudah terangkum secara lengkap di atas. Ada yang mengaku secara terbuka, ada juga yang menutupi sampai masa pensiunnya. Pendapat yang didapat juga berbeda, ada yang masih melanjutkan karir tapi ada juga yang berakhir depresi. Semua terjadi karena kondisi LGBT belum diterima semua orang.

You May Also Like

About the Author: Juniafi